Overlord - Vol 12 - Chapter 2 Part 3

Chapter 2 : Mencari Keselamatan

Part 3


Dari kejauhan, Neia bisa melihat bagian terluar dari tiga dinding E-Rantel, – ibukota kerajaan Sorcerous Kingdom – dan gerbangnya yang mengagumkan.

Namun, tak ada satupun yang bisa menarik perhatian Neia dari dua patung raksasa yang mengapit gerbang itu.

Menggambarkan makhluk undead yang memiliki tongkat aneh mirip ular yang saling melilit satu sama lain. Patung-patung tersebut mungkin adalah gambaran dari Sorcerer King, Ainz Ooal Gown.

Meskipun berada pada jarak yang cukup jauh dari mereka, Neia bisa melihat detil dari patung-patung tersebut. Kelihatannya, dia tidak menemukan cacat sedikitpun bahkan pada kakinya.

Kemudian, dia melihat beberapa makhluk yang mirip manusia sedang bekerja di dekat patung-patung tersebut.

Overlord - Vol 12 - Chapter 2 Part 2

Chapter 2 : Mencari Keselamatan

Part 2

Setelah pembicaraan dengan Blue Rose berakhir, delegasi diplomatik dari Holy Kingdom berangkat lebih awal dari ibukota kerajaan. Ini karena merkea sudah melihat bahwa tidak ada seorangpun di dalam Kingdom Re-Estize yang bersedia untuk membantu Holy Kingdom, mempelajari bentuk Jaldabaoth yang sebenarnya akan memerlukan waktu beberapa bulan, dan juga karena mereka tahu satu-satunya orang yang mampu mengalahkan Jaldabaoth adalah Momon.

Ditambah lagi, membayangkan rakyat Holy Kingdom yang sedang menderita membuat mereka semakin ingin bergegas melakukan sesuatu.

Mereka mengistirahatkan kuda-kudanya sesedikit mungkin, terkadang juga memberinya mantra, dan mereka bepergian ke arah timur mengikuti jalan dengan kecepatan yang sulit dikejar oleh traveler biasa.

Mereka melewati desa terakhir Kingdom Re-Estize, dan sekarang mereka sedang berada di daerah penyangga antara Kingdom Re-Estize dan Sorcerous Kingdom.

Overlord - Vol 12 - Chapter 2 Part 1

Chapter 2 : Mencari Keselamatan

Part 1

-
Mohon maaf sebelumnya karena di RL Admin lagi sibuk supaya dapur tetep ngebul sehingga jarang sekali update Translate Overlord. Mohon dimaklumi. Terima kasih bagi yang telah menunggu dan masih terus mengunjungi blog ini. Perhatian itu sangat berharga bagi kami. Oleh karena silahkan dinikmati.
-
Seorang gadis berjalan di jalanan Kingdom Re-Estize sendirian.

Tak ada sedikitpun yang menarik dari wajahnya. Tidak ada sedikitpun dari tampangnya yang membuat orang yang melihatnya, kembali melihatnya lagi untuk yang kedua kali. Namun, dia masih menarik perhatian, meskipun dalam hal negatif.

Matanya yang seperti kelereng hitam miring ke atas, memberikan kesan bahwa dia terus menerus memelototi orang lain, sementara lingkaran hitam di sekitar matanya membuat orang berpikir dia adalah orang yang sering berteman dengan orang-orang mencurigakan di gelapnya lorong sempit.

Overlord - Vol 12 - Chapter 1 Part 4

Chapter 1 : The Demon Emperor Jaldabaoth

Part 4

Remedios menggenggam pedang sucinya lalu menebas seorang demon - Wakil kaptennya sudah memberitahukan nama demon itu kepada Remedios, tapi dia sudah lupa sama sekali - menjadi dua. Dengan ditambahi kekuatan suci (holy), pedang tersebut bisa memberikan luka yang pedih terhadap makhluk-makhluk jahat, hingga berakibat fatal. Remedios telah menebas demon-demon yang mengamuk di penjuru kota satu persatu. Demon-demon yang roboh hilang menjadi asap putih yang tebal seperti keluar dari luka mereka. Dalam sekejap, tidak ada lagi jejaknya.

Namun, tanda-tanda akibat dari para demon itu mengamuk di kota tetap ada.

"Bagaimana bisa jadi seperti ini!?"

Dia melihat ke arah seorang prajurit yang roboh - bukan salah satu dari pasukan penjaga barisan depan, tapi seorang polisi patroli biasa - lalu Remedios berteriak marah.

Overlord - Vol 12 - Chapter 1 Part 3

Chapter 1 : The Demon Emperor Jaldabaoth

Part 3

Berita mengenai aliansi demihuman – yang terdiri dari pasukan dalam jumlah sangat besar – menghancurkan benteng-benteng pusat terkuat dengan jumlah pasukannya yang besar, lalu setelah itu menyeberangi dinding, telah mulai tersebar ke seluruh penjuru Holy Kingdom.

Pimpinan dari aliansi demihuman itu disebut sebagai Demon Emperor Jaldabaoth.

Dia adalah seorang demon yang telah menyebabkan kerusuhan besar di dalam Kingdom Re-Estize, dan dia telah menggunakan magic yang sangat kuat untuk meluluhlantakkan dinding tersebut seperti kertas tisu.

Aliansi demihuman terdiri dari delapan spesies, dan jumlah mereka diperkirakan lebih dari seratus ribu. Pasukan demihuman ini sekarang terfokus untuk menghancurkan dinding-dinding dan yang melindunginya, laju mereka sekarang sedang terhenti.

Overlord - Vol 12 - Chapter 1 Part 2

Chapter 1 : The Demon Emperor Jaldabaoth

Part 2

Saat pasukan musuh perlahan membentuk formasi, Babel merasakan sebuah rasa perih yang tajam di tenggorokannya. Semakin pelan serangan musuh, semakin banyak kekuatan yang bisa mereka konsentrasikan ke benteng ini, dan semakin banyak waktu yang mereka miliki untuk memberikan perintah mobilisasi. Ini adalah skenario sempurna untuk komandan mereka, tapi Babel tidak berpikir sama.

Ada demihuman dengan kecerdasan yang melebihi manusia. Tentunya komandan dari pasukan sebesar itu tidaklah bodoh. Jika demikian, dia pasti tahu memberi waktu bagi musuh mereka untuk bersiap adalah hal yang merugikan. Ditambah lagi, sekarang sudah larut malam, dan pertempuran yang akan terjadi akan menguntungkan demihuman. Tidak ada bedanya meskipun mereka sudah menyalakan api unggun.

Babel melihat formasi musuh, 400m di depan.

Meskipun mereka adalah suku-suku yang teratur, kelihatannya mereka tidak mempertimbangkan hal-hal seperti senjata yang mereka gunakan, taktik, karakteristik ras yang beraneka macam dan lain sebagainya.

Kelihatannya, demihuman tidak bergerak di bawah bendera yang sama. Jika tidak mereka pasti akan membentuk barisan yang lebih kompak. Atau apakah ini semacam oligarki, aliansi demihuman yang dipimpin oleh dewan-dewan yang setara.

Overlord - Vol 12 - Chapter 1 Part 1

Chapter 1 : The Demon Emperor Jaldabaoth

Part 1

Roble Holy Kingdom adalah sebuah negeri yang terletak di semenanjung sebelah barat daya dari Re-Estize KingdomNegeri itu adalah negeri yang relijius, meskipun tidak serelijius Slaine Theocracy. Ditambah lagi, ada dua ciri khas dari kondisi geografi Holy Kingdom. Pertama adalah tanahnya yang dipisahkan menjadi utara dan selatan oleh laut, namun belahan itu tidaklah benar-benar terpisah. Lebih tepatnya ada sebuah teluk raksasa -- Panjang 4 Km dan Lebar 2,5 Km -- membuat tampang geografinya seperti huruf U yang diputar ke samping. Jadi, beberapa orang menyebut negeri tersebut sebagai Holy Kingdom Utara dan Selatan.

Lalu, ada ciri khas lainnya juga. Pintu masuk dari semenanjung tersebut adalah sebuah dinding raksasa, dengan panjang lebih dari 100 Km. Dibangun untuk tahan terhadap serangan dari gabungan suku-suku demihuman yang mendiami perbukitan di sebelah timur Holy Kingdom, antara negeri tersebut dengan Theocracy. Dinding raksasa ini dibangun dengan sumber daya alam dan waktu yang tidak sedikit, memperlihatkan bahwa betapa mengerikannya keberadaan para demihuman terhadap Holy Kingdom.

Pencarian

Daftarkan Email Untuk Update